<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579</id><updated>2011-08-05T13:36:54.983-07:00</updated><category term='label: Artikel'/><category term='Artikel'/><category term='Produk'/><category term='Tips'/><category term='seni'/><title type='text'>Intan Batik</title><subtitle type='html'>Original from Indonesia :)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-6461627104285301172</id><published>2011-08-04T18:36:00.000-07:00</published><updated>2011-08-04T18:39:02.997-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Silahkan Kunjungi.............. ^_^</title><content type='html'>&lt;script type="text/javascript" src="http://www.finroll.com/showwidget/show/bd888ac288a8/1/2/1/new/finroll.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://www.finroll.com/showwidget/show/bd888ac288a8/1/2/1/new/finroll.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-6461627104285301172?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/6461627104285301172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2011/08/silahkan-kunjungi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/6461627104285301172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/6461627104285301172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2011/08/silahkan-kunjungi.html' title='Silahkan Kunjungi.............. ^_^'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-4135316939648840679</id><published>2011-04-29T12:42:00.000-07:00</published><updated>2011-04-29T12:57:56.483-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Batik Tasikmalaya</title><content type='html'>&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batik Tasikmalaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, Sejarah  pembatikan di &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD10"&gt;Indonesia&lt;/span&gt; berkait  erat dengan perkembangan  kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam  di Tanah Jawa. Dalam  beberapa catatan, pengembangan batik banyak  dilakukan pada masa-masa  kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerjaan  Solo dan Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kesenian batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerjaan   Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja berikutnya.   Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat   Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau   awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis   sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia   kesatu habis atau sekitar tahun 1920. Adapun kaitan dengan penyebaran   ajaran Islam. Banyak daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah   daerah-daerah santri dan kemudian Batik menjadi alat perjuangan ekonomi   oleh tokoh-tokoh pedagang &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;Muslim&lt;/span&gt;  melawan perekonomian Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batik bukan saja diproduksi di Pekalongan, Solo, Surakarta maupun  Yogyakarta. Batik juga diciptakan di sejumlah kawasan Jawa Barat.  Diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Batik Ciamis &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk motif Batik Ciamis adalah campuran dari batik Jawa   Tengah dan pengaruh daerah sendiri terutama motif dan warna Garutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Batik Cirebon: Batik Pesisiran, Batik Keratonan dan Batik Trusmi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Aktual Di Cirebon warna kain secara garis besar cerah dan ceria, merah,   pink, biru langit dan hijau pupus. Warna batik tradisional terpusat  pada  tiga warna yaitu krem, hitam, dan cokelat. Batik Keratonan  biasanya  berwarna coklat soga atau keemasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Batik Garut atau Garutan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Aktual Warna cerah dan penuh pada sisi lainnya, menjadi ciri khas batik   Garutan. Didominasi warna dasar krem atau gading (gadingan), biru dan   soga agak merah. Adanya warna ungu pada corak / desain batik garutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Batik Indramayu: Batik Dermayon dan Batik Paoman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Aktual Awalnya Batik Paoman hanya memiliki dua warna, yakni warna kain   dan warna motif. Warna motif pun masih tradisional, seperti biru tua   atau coklat tua. Kini warna-warna pada Batik Paoman lebih beragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Batik Sumedang atau Batik Kasumedangan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dengan warna kain merah, motif batik Kasumedangan yaitu berpola ceplokan   motif utama pada latar vertikal, horisontal atau polos dan menemukan   makna-makna simbolis dari motif-motif tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Batik Tasikmalaya: Batik Tasikan, Batik Karajinan (Wurug), Batik  Sukaraja / Sukapura (Batik tulis khas Tasikmalaya)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bahkan pada masanya, kejayaan batik Tasik telah membuat kota ini   dijuluki pusat &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD11"&gt;industri&lt;/span&gt; batik di  selatan Jawa Barat. Seakan ingin  mengulangi kejayaannya di masa silam.  &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD5"&gt;Orang&lt;/span&gt; Tasik kini bangkit   mengangkat kembali batik Tasik sebagai produk komoditi unggulan.   Motifnya memang khas, sehinga layak dikenakan sebagai busana yang   membuat siapapun yang mengenakannya tampil simpatik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batik Tasik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dikerjakan dalam dua bentuk  yakni dengan teknik cetak dan teknik tulis  (handmade). Untuk yang batik  tulis, nilainya cukup tinggi sehingga mampu  menjadi cinderamata yang  prestise. Aktual Warna dasar kain merah,  kuning, ungu, biru, hijau, &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;orange&lt;/span&gt; dan soga. Dan warnanya cerah  namun  tetap klasik dengan dominasi biru. Batik Sukapura berciri khas  warna  merah, hitam dan coklat. Motifnya kental dengan nuansa  Parahyangan  seperti bunga anggrek dan burung. Selain itu ada juga motif  Merak  ngibing, Cala-culu, Pisang Bali, Sapujagat, Awi Ngarambat. Batik  Tasik  memiliki kekhususan tersendiri yaitu bermotif alam, &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD9"&gt;flora&lt;/span&gt; dan fauna.  Batik Tasik hampir  sama dengan Batik Garut hanya berbeda dari warna,  Batik Tasik lebih  terang warnanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperhatikan kualitas dan potensinya, sudah selayaknya batik Tasik   dibanggakan oleh orang Tasik. Untuk membuatnya jadi terhormat ada   baiknya bila setiap warga kota Tasik berkomitmen untuk menjadikan &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batik Tasikmalaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; sebagai busana  utama dan kebanggaan kemanapun mereka bepergian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sakeena&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-4135316939648840679?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/4135316939648840679/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2011/04/batik-tasikmalaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/4135316939648840679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/4135316939648840679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2011/04/batik-tasikmalaya.html' title='Batik Tasikmalaya'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-3197742176374637271</id><published>2011-04-29T11:59:00.000-07:00</published><updated>2011-04-29T12:07:48.533-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Tips Agar Batik Anda Tahan Lama</title><content type='html'>&lt;img alt="http://static.inilah.com/data/berita/foto/1429232.jpg" src="http://static.inilah.com/data/berita/foto/1429232.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah batik ditetapkan sebagai warisan budaya dunia asal &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;Indonesia&lt;span class="IL_AD_ICON"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  oleh &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD5"&gt;United Nations&lt;span class="IL_AD_ICON"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Education &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;Social and&lt;span class="IL_AD_ICON"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Cultural  Organization (UNESCO), sebagian perempuan ingin sekali berpenampilan  menarik dengan batik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baju batik dan &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD10"&gt;kain&lt;span class="IL_AD_ICON"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; batik  memerlukan perawatan khusus supaya tetap terlihat bagus dan cantik  sepanjang waktu. Berikut tips merawat kain batik agar tetap terjaga  kecantikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gunakan sabun  mandi dan kulit jeruk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika batik Anda terkena noda seperti  makanan, maka Anda dapat menghilangkannya dengan mengusapkan sabun  mandi secukupnya dan kulit jeruk pada bagian yang terkena noda saja.  Kemudian bilas dan jangan peras terlalu keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan menyikat batik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini  dapat mengakibatkan warna dan tekstur batik lama kelamaan akan pudar.  Kalau sekiranya tidak terlalu kotor, cukup dicuci dengan air hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketahui teliti teknik setelah pencucian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal  fatal kedua setelah tahap pencucian kain batik yang perlu kita  perhatikan adalah &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;proses&lt;span class="IL_AD_ICON"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; setelahnya seperti saat kita menjemur,  rentangkan kain batik agar tidak ada bagian terlipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hindari penyemprotan wewangian secara  langsung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya jangan diberi pewangi dan pelembut kain  di batik tulis. Jika ingin memakai pewangi atau parfum jangan  disemprotkan secara langsung terutama di kain batik &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD9"&gt;sutra&lt;span class="IL_AD_ICON"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan disimpan di tempat lembab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  penyimpanan ini, taruhlah batik di dalam &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;plastik&lt;span class="IL_AD_ICON"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; pakaian agar  terhindar dari kutu busuk dan rayap. Jangan memberi kapur barus karena  dapat merusak kain batik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taruhlah merica yang telah dibungkus  tisu untuk mengusir serangga yang mengganggu. Jika Anda pengoleksi kain  batik seringlah dikeluarkan dari almari untuk diangin-anginkan 2-3  menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Proses penyetrikaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  hal penyeterikaan batik, sebaiknya jangan menyetrika secara langsung.  Berikan alas kain putih di atas kain batik yang akan disetrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ocimnet&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-3197742176374637271?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/3197742176374637271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2011/04/tips-agar-batik-anda-tahan-lama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/3197742176374637271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/3197742176374637271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2011/04/tips-agar-batik-anda-tahan-lama.html' title='Tips Agar Batik Anda Tahan Lama'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-6062155253246271028</id><published>2011-03-24T19:01:00.001-07:00</published><updated>2011-03-24T19:04:37.755-07:00</updated><title type='text'>Intan Shop</title><content type='html'>&lt;!-- Facebook Badge START --&gt;&lt;a href="http://id-id.facebook.com/people/Intan-Shop/100001851904183" target="_TOP" style="font-family: &amp;quot;lucida grande&amp;quot;,tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; font-variant: normal; font-style: normal; font-weight: normal; color: rgb(59, 89, 152); text-decoration: none;" title="Intan Shop"&gt;Intan shop&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id-id.facebook.com/people/Intan-Shop/100001851904183" target="_TOP" title="Intan Shop"&gt;&lt;img src="http://badge.facebook.com/badge/100001851904183.1153.1474451950.png" style="border: 0px none;" width="120" height="434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id-id.facebook.com/badges/" target="_TOP" style="font-family: &amp;quot;lucida grande&amp;quot;,tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; font-variant: normal; font-style: normal; font-weight: normal; color: rgb(59, 89, 152); text-decoration: none;" title="Buat lencana Anda sendiri!"&gt;Buat Lencana Anda&lt;/a&gt;&lt;!-- Facebook Badge END --&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-6062155253246271028?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/6062155253246271028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2011/03/intan-shop-buat-lencana-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/6062155253246271028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/6062155253246271028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2011/03/intan-shop-buat-lencana-anda.html' title='Intan Shop'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-2098772134246437891</id><published>2011-03-20T20:22:00.000-07:00</published><updated>2011-03-20T20:28:13.025-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Cara Mudah Memilih Kemeja Batik</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span class="CommentLarge"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;img src="http://media2.id.88db.com/DB88UploadFiles/2011/03/02/2EAE2F36-5CA0-4A3E-B891-CFEB6F4BD5EF.jpg" alt="" width="316" height="469" /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt; &lt;a href="http://id.88db.com/Fashion/Kebaya-Batik/ad-617679/" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;- Sebenarnya memilih  produk kemeja batik tidak berbeda jauh dgn memilih produk batik pada  umumnya seperti hem batik, blus batik, dress batik, gamis dan  produk-produk batik lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt;&lt;strong&gt;Dibawah ini adalah tips memilih kemeja batik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pilihlah produk kemeja batik yg  sesuai dgn kebutuhan anda. Ingat produk batik bukanlah keinginan  melainkan kebutuhan. Jadi Sesuaikan kebutuhan Anda &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sesuaikan produk yg diinginkan  dgn harga (budget) yg anda miliki. Produk kemeja batik yg mahal belum  tentu sesuai dgn kebutuhan anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pilih kain atau bahan yg  digunakan. Ada berbagai macam pilihan kain batik diantaranya Sutera,  Seras kayu, serat nanas, ATBM, Katun Primis, Katun Prima, Katun Dobi,  Katun Viscose, Katun Paris, Krep, Sandwash dan berbagai macam kain  sintetik lainnya yg masing-masing mempunyai karakteristik berbeda. Pilih  kemeja batik dgn kain yg sesuai dgn kebutuhan anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Piih pemrosesan batik yg anda  butuhkan sebab Batik dapat diproses dgn berbagai macam cara yaitu (Batik  tulis tangan, kombinasi tulis dan cap, sablon malam, printing dan  pabrikan). Masing-masing pemrosesan batik mempunyai karakteristik yg  berbeda. Batik tulis harganya sangat mahal, batik cap berada dibawah  harga batik tulis, sablon malam mungkin menjadi pilihan jika ingin  produk batik yg terkesan tulis. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pilih Motif yg sesuai dgn  karakter anda. Banyak motif batik yg ada di pasaran. Hingga saat ini  motif batik yg beredar lebih dari 1 juta motif dgn setiap hari akan  muncul lebih dari 100 motif baru. Biasanya motif-motif tertentu  mempunyai harga yg mahal dibanding motif lainnya walaupun dgn kain dan  proses pembuatan yg sama. Biasanya motif baru akan mempunyai harga yg  lebih tinggi daripada motif yg sudah lama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pilihlah warna sesuai dgn  karakter anda. Pada umumnya batik lebih banyak didominasi warna-warna  alam seperti coklat, merah bata, hitam maupun warna-warna sogan. Batik  modern dapat memadukan berbagai warna yg sangat bervariasi pada proses  pembatikan. Bagi anda yg berkulit putih tidak ada masalah berkaitan dgn  pemilihan warna produk batik, tetapi bagi anda yg berkulit agak gelap  perlu menyesuaikan dgn warna batik. Tidak semua produk batik cocok  digunakan oleh setiap orang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Lihatlah batik jika dipajang pada  monekin seperti pada gambar di atas. Dgn melihat produk batik setelah  dipasang, anda dapat dgn mudah membaygkan jika produk tersebut dipakai  apakah bagus atau tidak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Perhatikan apakah produk batik  tersebut diproduksi secara massal atau tidak. Untuk menekan harga,  biasanya kemeja batik diproduksi secara massal, akibatnya mungkin anda  akan bertemu dgn seseorang yg memakai pakaian batik yg sama dgn anda.  Untuk mengatasi ini silahkan anda tanyakan stok barang yg ada di toko  tempat anda membeli produk, apakah stoknya banyak atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,times;font-size:small;"  &gt;Sumber: &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; anazura.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-2098772134246437891?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/2098772134246437891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2011/03/cara-mudah-memilih-kemeja-batik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/2098772134246437891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/2098772134246437891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2011/03/cara-mudah-memilih-kemeja-batik.html' title='Cara Mudah Memilih Kemeja Batik'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-8613188915710098495</id><published>2010-09-02T06:55:00.000-07:00</published><updated>2010-09-02T07:39:07.654-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Proses Pembuatan Batik Madura</title><content type='html'>&lt;a title="pembuatan batik madura" href="http://savirabatik.com/proses-pembuatan-batik-maduraproses-pembuatan-batik-madura/" target="_blank"&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-91" title="pembuatan-batik-madura" src="http://savirabatik.com/wp-content/uploads/2009/05/pembuatan-batik-madura.jpg" alt="pembuatan-batik-madura" width="150" height="86" /&gt;&lt;/a&gt; Proses pertama adalah: &lt;a href="http://savirabatik.com/" target="_blank"&gt;Kain Mori&lt;/a&gt; putih  direndam dalam air bercampur minyak dempel dan abu sisa pembakaran kayu  dari tungku. Direndam untuk satu hingga dua minggu. &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kedua:  Dicuci. Pencucian ini dilakukan  untuk menghilangkan zat yang melekat pada kain bawaan dari pabrik.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketiga: Setelah kain kering, proses &lt;a href="http://savirabatik.com/proses-pembuatan-batik-madura/" target="_blank"&gt;peng-kanji-an&lt;/a&gt; dimulai. Bahan yang digunakan adalah  sagu dari Ubi Kayu, Karena lebih menyerap ke dalam serat kain.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Keempat: Penggambaran pola pada kain. &lt;a href="http://savirabatik.com/proses-pembuatan-batik-madura/" target="_blank"&gt;Sketsa motif&lt;/a&gt; yang akan dibatik mulai digambarkan  pada kain yang telah dikanji ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kelima: &lt;a href="http://savirabatik.com/" target="_blank"&gt;Pemakaian malam&lt;/a&gt; pada kain mulai dilakukan melalui  proses diisen, dikurik, dan atau ditembok.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Keenam: Pewarnaan kain batik. ini bisa  berlangsung hingga dua kali. Namun untuk kain b&lt;a href="http://savirabatik.com/proses-pembuatan-batik-madura/" target="_blank"&gt;atik genthongan&lt;/a&gt; proses pewarnaannya bisa lebih lama  karena proses pewarnaannya dilakukan dengan cara di rendam dalam wadah  gentong selama berbulan-bulan bahkan sampai dengan tahunan. Karena  semakin lama proses perendaman dilakukan, warna kain akan semakin pekat  dan melekat kuat pada kain selama puluhan tahun kedepan tanpa mengalami  penurunan kualitas warna selama proses &lt;a href="http://savirabatik.com/proses-pembuatan-batik-madura/" target="_blank"&gt;perawatan&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://savirabatik.com/proses-pembuatan-batik-madura/" target="_blank"&gt;penyimpanan&lt;/a&gt;-nya sesuai dengan yang di anjurkan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Proses Ketujuh: Kain batik tersebut akan  &lt;a href="http://savirabatik.com/proses-pembuatan-batik-madura/" target="_blank"&gt;dilorot&lt;/a&gt;. Yaitu untuk menghilangkan malam yang  melekat pada kain, caranya dengan memasukan kain ke dalam air mendidih.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah itu  &lt;a href="http://savirabatik.com/" target="_blank"&gt;Penyikatan&lt;/a&gt; pada kain &lt;a href="http://savirabatik.com/proses-pembuatan-batik-maduraproses-pembuatan-batik-madura/" target="_blank"&gt;batik&lt;/a&gt; agar warna dapat melekat kuat yang kemudian  diikuti dengan proses penjemuran di bawah terik matahari.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sumber : savirabatik.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-8613188915710098495?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/8613188915710098495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/09/proses-pembuatan-batik-madura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/8613188915710098495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/8613188915710098495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/09/proses-pembuatan-batik-madura.html' title='Proses Pembuatan Batik Madura'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-3191013572784884290</id><published>2010-08-14T07:31:00.000-07:00</published><updated>2010-08-14T07:35:01.044-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Kenapa Membeli Kain Batik?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; - Memiliki kain adalah bentuk termurni dari kesenangan kita terhadap  batik Indonesia. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;- Dari Kain Batik, Anda bisa menciptakan kreasi pakaian apapun yang  Anda mau, Baju, Gamis, Celana, Rok, Tas, dll sesuai dengan gaya Anda. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;- Sebagai investasi.Sejak dulu, para orangtua kita memiliki kain  yang disimpan untuk diberikan kepada anak atau cucunya. Dan setelah  tahunan memiliki nilai yang lebih.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Sumber :Batik Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-3191013572784884290?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/3191013572784884290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/08/kenapa-membeli-kain-batik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/3191013572784884290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/3191013572784884290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/08/kenapa-membeli-kain-batik.html' title='Kenapa Membeli Kain Batik?'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-4415134201364217594</id><published>2010-07-25T05:44:00.001-07:00</published><updated>2010-07-25T05:57:35.540-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='label: Artikel'/><title type='text'>Keunikan Batik</title><content type='html'>Batik merupakan ikhwal kriya tekstil yang tak asing bagi orang  Indonesia, bahkan sering menjadi sebuah simbol akan bangsa Indonesia.  Batik dikenal erat kaitannya dengan kebudayaan etnis Jawa di Indonesia  bahkan semenjak zaman Raden Wijaya (1294-1309) pada masa kerajaan  Majapahit. Namun pada dasarnya berbagai bahan sandang memiliki corak  batik juga dari luar pulau Jawa, misalnya di beberapa tempat di  Sumatera, seperti Jambi bahkan beberapa tempat di Kalimantan dan  Sulawesi. Motif batik digunakan mulai dari hiasan, kain sarung, kopiah,  kemeja, bahkan kerudung dan banyak lagi. Namun hal yang sangat menarik  dengan batik adalah bahwa ia merupakan konsep yang tidak sederhana  bahkan dari sisi etimologinya. Batik dapat merepresentasikan ornamentasi  yang unik dan rumit dalam corak dan warna dan bentuk-bentuk geometris  yang ditampilkannya. Namun yang terpenting adalah bahwa batik dapat pula  merepresentasikan proses dari pembuatan corak dan ornamentasi yang  ditunjukkan di dalamnya.        &lt;p&gt;Proses batik atau dalam verbia disebut pula sebagai “&lt;em&gt;mbatik&lt;/em&gt;”,  merupakan hal yang tidak sesederhana menggambarkan sebuah lukisan,  misalnya. Multiperspektif yang terpancar dari ornamentasinya merupakan  hasil dari proses dan tahapan-tahapan &lt;em&gt;pseudo&lt;/em&gt;-algoritmik yang  sangat menarik. Berdasarkan publikasi “&lt;em&gt;Batik: The Impact of Time and  Environment&lt;/em&gt;” oleh H. Santosa Doellah yang diterbitkan oleh Danar  Hadi, terdapat setidaknya tiga tahapan proses dalam ornamentasi batik,  yakni:&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;1. “&lt;em&gt;Klowongan&lt;/em&gt;“, yang merupakan proses penggambaran dan  pembentukan elemen dasar dari disain batik secara umum.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;2. “&lt;em&gt;Isen-isen&lt;/em&gt;“, yaitu proses pengisian bagian-bagian dari  ornamen dari pola &lt;em&gt;isen&lt;/em&gt; yang ditentukan. Terdapat beberapa pola  yang biasa digunakan secara tradisional seperti motif cecek, sawut,  cecek sawut, sisik melik, dan sebagainya.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;3. &lt;em&gt;Ornamentasi Harmoni&lt;/em&gt;, yaitu penempatan berbagai latar  belakang dari desain secara keseluruhan sehingga menunjukkan harmonisasi  secara umum. Pola yang digunakan biasanya adalah pola ukel, galar,  gringsing, atau beberapa pengaturan yang menunjukkan modifikasi tertentu  dari pola &lt;em&gt;isen&lt;/em&gt;, misalnya sekar sedhah, rembyang, sekar pacar,  dan sebagainya.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Fraktal: Geometri Batik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;   Hal yang menakjubkan dari batik adalah bahwa batik adalah sebuah proses  yang lahir dari sistem kognitif dan penggambaran akan alam dan  lingkungan sekitar. Batik tercipta melalui pemetaan antara obyek di luar  manusia pembatik dan artikulasi kognisi dan aspek psikomotorik    yang tertuang dalam kriya batik. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Meski batik tak mungkin bisa dilihat dengan melepaskan konteks dan  proses pembuatan dari batik tersebut, motif dan ornamentasi yang  terkandung dalam batik pun ternyata memiliki tingkat kompleksitas yang  sangat menarik. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Cara pandang akan bentuk-bentuk geometris kita saat ini cenderung  terkait erat dengan geometri yang diwarisi dari cara pandang pakem  Aristotelian barat, yang memandang dimensi geometris sebagai bilangan  asli. Dimensi 1 sebagai garis, dimensi 2 sebagai bangun datar, dimensi  tiga sebagai bangun ruang, dan seterusnya. Namun dunia ternyata tak  sesederhana itu. Perjalanan panjang sejarah ilmu pengetahuan telah  membawa kita pada     kenyataan ilmu pengetahuan sebagaimana kita saksikan sekarang ini. Dalam  perjalanan filsafat ilmu pengetahuan, sains menjadi selalu bersifat  positif terhadap kenyataan; bahwa sains tak terbatas, reduksionisme  merupakan hal yang pada akhirnya akan membawa kita pada penjelasan yang  utama dan fundamental, dan seterusnya. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Kejadian aneh kita anggap sebagai bentuk kerandoman. Ilmu pengetahuan  telah sangat percaya diri, hingga akhirnya meta-matematika mulai  mempertanyakan aritmatika (oleh matematikawan &lt;a href="http://plato.stanford.edu/entries/goedel/"&gt;Kurt Godel&lt;/a&gt;, 1931),  filsafat mulai berbicara tentang paradoks dan keabsahan deduksi (oleh  filsuf &lt;a href="http://plato.stanford.edu/entries/russell"&gt;Bertrand  Russel&lt;/a&gt;, 1903),     sosiologi mulai berbicara tentang posmodernisme (sosiolog &lt;a href="http://plato.stanford.edu/entries/postmodernism/"&gt;Jean Jaques  Lyotard&lt;/a&gt;, 1979), gelombang karya seni multi-perspektif seperti  dadaisme pada senirupa dan psikodelik pada seni musik,     dan banyak lagi di hampir semua lini ilmu pengetahuan dan seni modern,  termasuk pertanyaan tentang panjang garis pantai dan bahwa geometri  mulai berkenalan dengan konsep fraktal (Benoit Mandelbrot, 1982).  Filsafat ilmu pengetahuan akhirnya menyadari bahwa ada permasalahan  dalam cara bagaimana kita memandang dunia. Reduksionisme filsafat sains  dipertanyakan ketika akhirnya secara umum disadari bahwa "keseluruhan  jauh lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya". &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Dunia itu ternyata tak linier, dan sains yang ada sekarang perlu  memperhatikan hal ini. Bahkan secara filosofis, ilmu pengetahuan yang  ada saat ini tak boleh berdiri sendiri dengan tradisi dan  konvensionalisme yang menyertainya. Pendekatan interdisiplin menjadi  penting. Kenyataan akan betapa tingginya kompleksitas alam semesta dan  lingkungan sosial kita akhirnya melahirkan bio-fisika, kimia komputasi, &lt;a href="http://www.ekonofisika.com/"&gt;ekonofisika&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://compsoc.bandungfe.net/"&gt;sosiologi komputasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://cogsci.bandungfe.net/"&gt;sains kognitif&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://evonomics.bandungfe.net/"&gt;ekonomi evolusioner&lt;/a&gt;, dan  sederet nama yang menggambarkan bagaimana ilmu pengetahuan mesti  mondar-mandir melintas batas pakemnya. Dalam perjalanan sejarah ilmu  pengetahuan modern, semua berlandas secara elementer pada cara kita  memandang dunia, di mana geometri klasik tak pelak adalah sebuah  fundamen-nya. Sejarah ilmu pengetahuan akhirnya menyadari bahwa fraktal  lebih baik dan lebih tepat dalam memandang dunia. Kajian yang berdasar  sifat fraktal yang menyadari "ke-tidak-purna-an" model semesta yang  salah satunya ditunjukkan dengan pengetahuan akan dimensi yang bukan  bilangan bulat, tapi justru adalah pecahan.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Kenyataan bahwa batik bersifat fraktal seolah menjadi hal yang  menunjukkan bahwa ada kebijaksanaan terpendam dalam penggambaran dunia  yang tak seperti geometri Aristotelian yang kita kenal. Hal ini implisit  dalam karya-karya batik. Jika seni budaya dan sains modern telah  berinteraksi sedemikian sebagaimana kita kenal saat ini, maka jelas  budaya kriya batik telah berinteraksi dengan kebudayaan orang-orang yang  tinggal di kepulauan Indonesia. Jika fraktal telah menginspirasi  perubahan dan menjadi sumber kreativitas dan progresifitas sains di  berbagai bidang dalam bentuk interdisiplinaritas, bukankah menjadi tak  mungkin jika batik juga dapat memberi inspirasi dan sumber kreativitas  cara pandang yang lebih baik akan dunia? &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Bukan tak mungkin, bahasa orang Indonesia-nya interdisplinaritas  adalah gotong-royong, sebagaimana geometrinya orang Indonesia adalah  batik. Penemuan akan aspek fraktalitas pada batik (sebagaimana juga  ditemukan pada banyak aspek seni dan budaya kuno dan klasik lain di  banyak temapat ketika pengaruh Yunani dan Romawi kuno belum kuat,  seperti Cina, India, Arab) memberi kita peringatan bahwa kita perlu  mengubah cara pandang kita atas nilai tradisi dan warisan budaya kita.  Menikmati batik tak pernah sama dengan cara menikmati lukisan  perspektif. Menyelesaikan permasalahan secara mono-disiplin tak pernah  sama dengan menggunakan pendekatan interdisiplin. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Kenyataan fraktalitas pada batik, sebagai aspek budaya visual yang  erat dengan &lt;a href="http://www.budaya-indonesia.org/"&gt;budaya dan  peradaban Indonesia &lt;/a&gt;menjadi sebuah hal yang sangat penting.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;mbatik&lt;/em&gt;: dari &lt;em&gt;ngisen &lt;/em&gt;dan iterasi  komputasional ke seni generatif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;   Perkembangan sains dan teknologi modern telah membawa kita pada generasi  dimana kita bisa melakukan simulasi yang meniru proses (baik proses  alamiah, fisis, biologis, bahkan pergerakan harga dan interaksi sosial)  secara komputasional. Dari berbagai pendekatan sains disadari bahwa  banyak sekali fenomena alam dan sosial yang terlihat rumit, acak, chaos  pada dasarnya berasal dari sesuatu yang sebenarnya sangat sederhana. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;                Secara aritmatik, pola matematis dan dinamika yang  chaos dan terlihat tak-deterministik dapat ditunjukkan dapat lahir dari  apa yang sebenarnya sederhana dan justru deterministik. Ini dapat  dilakukan karena teknologi komputer mengizinkan kita merekam dinamika  secara iteratif. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Bagaimana dengan bentuk-bentuk dan pola yang rumit di alam, seperti  awan, asap, pola garis pantai, dan sebagainya yang terlihat acak dan  rumit secara visual itu? Teknologi komputasi, sebagaimana dapat  diterapkan untuk melihat pola aritmatika sederhana yang menghasilkan  chaos dapat pula diterapkan untuk melihat pola geometri sederhana yang  menghasilkan fraktal. Usaha melihat fenomena fraktal pada batik telah  memperluas pula khazanah dan peluang apresiasi yang lebih lagi pada  batik. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Dekade abad ke-21 merayakan perkembangan teknologi komputer yang  sangat pesat. Karya-karya seni, baik rupa maupun suara mulai  mengakuisisi teknologi ini untuk memperluas bidang cakupan dan  ketakterbatasan daya imajinasi dan kreativitas manusia. Salah satu  aspeknya adalah pemahaman akan seni generatif. Seni generatif visual  modern diawali dengan membuat aturan-aturan visualisasi yang secara  berulang (iteratif) memvisualkan bentuk sederhana sehingga pada akhirnya  diperoleh pola-pola yang rumit dan kompleks. Pola seni ini bertumpu  pada proses yang atas perulangan pola dan bentuk yang mirip pada media -  sebuah kreasi karya seni yang sering menyebut-nyebut seniman Belanda, &lt;a href="http://www.mcescher.com/"&gt;G. Escher&lt;/a&gt; (1898-1972) sebagai  perintisnya dalam sejarah seni rupa modern. Jelas pola berulang (baca:  iteratif) akan menghasilkan bentuk fraktal sebagaimana pola berulang  aritmatik sederhana dapat menghasilkan pola chaos. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Pigmentasi kerang, pola sulir cangkang kerang, bentuk-bentuk rumit  dari bunga salju, pertumbuhan kanker, bahkan beberapa pola pergerakan  harga saham dan indeks dalam ekonomi menunjukkan pola-pola fraktal.  Dengan melakukan "peniruan" secara komputasional dengan berbagai sistem  komputasional, kita mengetahui bagaimana pola-pola kompleks dapat  terjadi di alam semesta dan lingkunngan sosial kita. Analisis semacam  ini dikenal pula sebagai bentuk analisis berdasarkan ilmu generatif, dan  berbagai obyek estetik yang melahirkannya dinamai seni generatif  komputasional. Dalam studi-studi komputasi dan ilmu geometri fraktal,  hal-hal seperti &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cellular_automata"&gt;otomata  selular&lt;/a&gt;, himpunan &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mandelbrot_set"&gt;Mandelbrot&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Julia_set"&gt;Julia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/L-system"&gt;sistem-L&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Space-filling_curve"&gt;kurva Peano&lt;/a&gt;,  dan sebagainya sering dijadikan bentuk referensi. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Ketika batik telah dapat ditunjukkan pola fraktalnya, maka ia menjadi  memiliki peluang untuk dilihat sebagai bentuk generatif. Beruntung,  karena kita memang telah pula mengetahui &lt;em&gt;pseudo&lt;/em&gt;-algoritma  bagaimana menghasilkan batik sebagaimana kita telah singgung sebelumnya:  &lt;em&gt;klowongan &gt;&gt; isen &gt;&gt; harmonisasi. &lt;/em&gt;Bahkan bukan tak  mungkin, beberapa jenis pola fraktal yang telah dikenal sebagai  "keindahan matematika" dapat pula meng-inspirasi pola batik. Dari sini, &lt;a href="http://www.bandungfe.net/?go=xpg&amp;amp;&amp;amp;crp=48764471"&gt;penelitian&lt;/a&gt;  menunjukkan bahwa terdapat setidaknya 3 tipe pola fraktal yang secara  komputasional dapat menjadi bentuk motif batik fraktal generatif secara  komputasional, yakni: &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;  &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tipe 1: &lt;a href="http://fraktal.bandungfe.net/tipe1.html"&gt;Fraktal sebagai Batik&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;   beberapa jenis fraktal yang dikustomisasi sedemikian sehingga memiliki  pola tertentu dapat didesain sebagai inspirasi atas konstruksi desain  batik. Kustomisasi dapat dilakukan atas aturan-aturan iteratifnya,  modifikasi pada bentuk pencorakan warna, dan sebagainya. Dalam &lt;a href="http://fraktal.bandungfe.net/tipe1.html"&gt;demonstrasi berikut ini&lt;/a&gt;,  kita mensimulasikan &lt;em&gt;zooming&lt;/em&gt; dan kustomisasi teknis pewarnaan  dari himpunan Mandelbrot yang dapat digunakan sebagai bahan dasar  fraktal batik mode 1. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tipe 2: &lt;a href="http://fraktal.bandungfe.net/tipe2.html"&gt;Hibrida  Fraktal Batik&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;   pola-pola dari fraktal dapat digunakan sebagai pola model utama dari  ornamentasi dan dasar dekorasi bersama-sama dengan &lt;em&gt;isen&lt;/em&gt;  original dari motif dasar batik dan sebaliknya. Hal ini dapat dilakukan  dengan menggunakan secara komputasional apa yang merupakan motif batik  tradisional dengan hasil adaptasi sedemikian dari fraktal non-batik.  Modus disain ini menggabungkan secara estetik pola fraktal yangr  dilahirkan secara komputasional dan apa yang dilahirkan melalui tradisi  budaya batik yang luas dikenal. Dalam &lt;a href="http://fraktal.bandungfe.net/tipe2.html"&gt;demonstrasi ini&lt;/a&gt;,  ditunjukkan sebuah modifikasi dari sistem-L yang dirancang sehingga  menghasilkan bentuk pengisian ruang (&lt;em&gt;space-filling curves&lt;/em&gt;) yang  dapat dijadikan sebagai bentuk bahan bagi batik untuk dikustomisasi. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tipe 3: &lt;a href="http://fraktal.bandungfe.net/tipe3.html"&gt;Batik  Inovasi Fraktal&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;   merupakan bentuk implementasi dari gambar dengan pola tertentu dan atau  acak dengan menggunakan bentuk-bentuk teselasi iteratif atau algoritma  pengisian dari ornamentasi batik yang asali sebagai &lt;em&gt;isen&lt;/em&gt; atau  pola batik yang telah dikenal secara tradisional. Hal ini dapat  dilakukan dengan ekstraksi motif dasar dari ornamentasi batik yang  kemudian di-iterasi ulang dengan menggunakan &lt;em&gt;pseudo&lt;/em&gt;-algoritma  batik yang telah dikenal. Sebagai contoh demonstratif sebagaimana yang  ditunjukkan pada &lt;a href="http://fraktal.bandungfe.net/tipe3.html"&gt;contoh  ini&lt;/a&gt;. Di sini, dua motif batik di-proses ulang secara komputasional  dengan memberikan desain besar atas pola umum yang secara komputasional  akan diproses (&lt;em&gt;isen&lt;/em&gt; dan harmonisasi) yang menghasilkan  sifat-sifat fraktal sehingga menghasilkan motif yang sama sekali baru  dengan memperhatikan pola dan prinsip proses &lt;em&gt;mbatik&lt;/em&gt;. Pengguna  dapat melakukan kustomisasi dengan pewarnaan tertentu. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Ketiga pola ini merupakan bentuk dari implementasi generatif atas  kesadaran bagaimana batik memiliki sifat fraktal dan mendukung peluasan  bentuk apresiasi terhadap budaya tekstil Indonesia non-tenun ini.&lt;br /&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Catatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;   Budaya batik berasal dari pemahaman kognitif yang tertuang ke dalam  karya estetika visual yang sedikit banyak memberi gambaran implisit  tentang bagaimana orang Indonesia memandang dirinya, alamnya, dan  lingkungan sosialnya. Pola batik yang diketahui bersifat fraktal  merupakan sebuah kenyataan bahwa terdapat perspektif alternatif yang ada  di kalangan masyarakat dan peradaban Indonesia yang unik relatif  terhadap cara pandang modern yang umum. Keunikan ini merupakan sesuatu  yang penting mengingat fraktal merupakan bentuk pemahaman geometri yang  mutakhir dan memiliki kesadaran akan kompleksitas sistem dan  menanganinya dengan lebih bijaksana. &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Batik sebagai sebuah obyek estetika berpola memiliki tata aturan  penggambaran pseudo-algoritmik yang dapat diperlakukan sebagai bentuk  seni generatif yang memiliki kegunaan:&lt;br /&gt;   &lt;span class="style14"&gt;- memberikan sumbangan dan inspirasi kepada  peradaban umat manusia, khususnya dalam bidang perkembangans seni  generatif.&lt;br /&gt;   - mendorong dan memperluas ekslorasi dan apresiasi atas batik sebagai  bagian dari seni tradisi nusantara Indonesia.&lt;br /&gt;   - penelitian tentang aspek fraktalitas pada batik secara umum mendorong  penggalian lebih jauh tentang aspek kognitif terkait cara pandang dan  kebijaksanaan masyarakat terdahulu kita tentang alam dan masyarakat -  mengingat eratnya kaitan antara seni dan sains sebagaimana ditunjukkan  dalam sejarah perkembangan dan sejarah sains modern.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/p&gt;    Mari mencintai Indonesia!&lt;br /&gt;   Mari menginspirasi dunia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Bandung Fe Institute&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-4415134201364217594?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/4415134201364217594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/07/keunikan-batik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/4415134201364217594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/4415134201364217594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/07/keunikan-batik.html' title='Keunikan Batik'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-1075632389600131123</id><published>2010-06-19T07:56:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T07:58:32.842-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>BATIK SEMAR</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;      &lt;p&gt;Batik Semar. Bagi pecinta batik pasti sudah tidak asing lagi  dengan brand yang satu ini. Benar-benar perpaduan yang sangat menarik,  ketika kata batik yang merupakan kerajinan khas Jawa, disatukan dengan  seorang tokoh pewayangan yang terkenal dengan kebijaksanaannya, yaitu  Semar. Nama yang terasa begitu kental dengan nuansa Jawa, dan keluarga  Kasigit sukses menggabungkan keduanya hingga menjadi brand yang sangat  laku di pasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Batik Semar adalah salah satu kreasi anak bangsa yang patut mendapat  acungan jempol. Berdiri pada tahun 1947, saat Indonesia berada pada era  penjajahan Belanda. Namun perlu diketahui bahwa nama Batik Semar baru  digunakan pada tahun 1966, setelah dinilai lebih dapat diterima  masyarakat dibandingkan menggunakan nama Batik Bodronoyo, yang juga  merupakan nama lain dari Semar. Batik yang berasal dari Solo, kota yang  merupakan salah satu pusat perindustrian batik, tidaklah mungkin sehebat  sekarang, jika tidak didukung oleh orang yang sangat inovatif dan  kreatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberanian Ny. Kasigit dalam ‘bermain’ warna, dimana saat itu batik  hanya identik dengan warna sagon, ternyata berbuah manis. Permainan  warna yang diadopsi Ny. Kasigit dari motif batik di daerah lain,  mendapat respon antusias dari para konsumen, sehingga dulunya hanya  mempekerjakan 5 karyawan, pada tahun 1960-an menjadi 200 orang. Selain  itu, untuk memenuhi permintaan konsumen yang meninggi, batik semar tidak  hanya memproduksi  batik tulis, tetapi juga batik cap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketelatenan dan pantang menyerah dari Ny. Kasigit patut untuk  dijadikan teladan. Pada tahun 2002, Batik Semar sempat mengalami  kerugian besar akibat kebakaran yang menimpa ruang pamer utama, bengkel  produksi batik tulis, dan rumah tinggal yang dalam satu kompleks di  Punggawan. Namun, musibah itu tidak lantas membuat Ny. Kasigit, yang  saat itu telah ditinggal wafat oleh sang suami, menjadi terpuruk. Dengan  semangat yang tak terpatahkan, hanya dalam waktu tiga bulan, beliau  mampu membuat Batik Semar kembali berdiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepopuleran Batik Semar ini didukung dengan racdangan produknya yang  selalu disesuaikan dengan perkembangan mode di tanah air, jadi tidak  salah kalau model batik semar juga diminati oleh kaum muda-mudi. Salah  satu inovasi yang dilakukan oleh batik semar, pada tahun 2009,  mengadakan pameran busana dengan merangkul seorang desainer berjiwa  kenamaan, Lenny Agustin, dengan memadu-padankan batik semar dengan brand  Lennon, sebuah logo yang sangat terkenal di kalangan remaja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, baru-baru ini mereka juga mengeluarkan produksi terbaru  mereka yaitu kaos batik semar emas. Upaya mereka untuk tetap mengikuti  mode tidaklah sia-sia, terlihat dari kesuksesan dan kemantapan mereka  menjejakkan bisnisnya di ranah nusantara, dengan tetap mempertahankan  seni warisan budaya bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sumber : batik indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-1075632389600131123?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/1075632389600131123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/06/batik-semar.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/1075632389600131123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/1075632389600131123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/06/batik-semar.html' title='BATIK SEMAR'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-4283580211523181423</id><published>2010-06-13T12:52:00.000-07:00</published><updated>2010-06-13T12:52:25.260-07:00</updated><title type='text'>BISNIS DARI RUMAH DENGAN JUTAAN RUPIAH DAN SELALU TAMPIL CANTIK</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.pusat-iklan.com/bisnis-dari-rumah-dengan-jutaan-rupiah-dan-selalu-tampil-cantik/"&gt;BISNIS DARI RUMAH DENGAN JUTAAN RUPIAH DAN SELALU TAMPIL CANTIK&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-4283580211523181423?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.pusat-iklan.com/bisnis-dari-rumah-dengan-jutaan-rupiah-dan-selalu-tampil-cantik/' title='BISNIS DARI RUMAH DENGAN JUTAAN RUPIAH DAN SELALU TAMPIL CANTIK'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/4283580211523181423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/06/bisnis-dari-rumah-dengan-jutaan-rupiah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/4283580211523181423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/4283580211523181423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/06/bisnis-dari-rumah-dengan-jutaan-rupiah.html' title='BISNIS DARI RUMAH DENGAN JUTAAN RUPIAH DAN SELALU TAMPIL CANTIK'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-2276822741343574021</id><published>2010-06-13T11:52:00.000-07:00</published><updated>2010-06-13T12:15:16.822-07:00</updated><title type='text'>INGIN BISNIS DIRUMAH DENGAN JUTAAN RUPIAH DAN SELALU TAMPIL CANTIK</title><content type='html'>Klik di: http://www.dbc-network.com/index.php?id=intan76&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-2276822741343574021?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/2276822741343574021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/06/ingin-bisnis-dirumah-dengan-jutaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/2276822741343574021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/2276822741343574021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/06/ingin-bisnis-dirumah-dengan-jutaan.html' title='INGIN BISNIS DIRUMAH DENGAN JUTAAN RUPIAH DAN SELALU TAMPIL CANTIK'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-4697568339943531163</id><published>2010-06-05T09:30:00.001-07:00</published><updated>2010-06-05T09:40:38.041-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Batik Sarimbit</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;          &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sarimbit&lt;/strong&gt; adalah pakaian seragam  bagi suami dan  istri. Tidak mesti mirip sekali. Kadang ada yang motifnya  sama namun  warna berbeda. Ada pula yang warna sama namun motif untuk  istri lebih  feminin. Ada yang seragam dibuat sebagai atasan. Ada pula  yang seragam  dalam bentuk suami mengenakan kemeja dan istri dibuatkan  kain dengan  bahan yang sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Motif batik&lt;/strong&gt; satu ini adalah untuk &lt;strong&gt;sarimbit&lt;/strong&gt;.  Yang  dikenakan di bagian atas manekin adalah yang untuk dibuatkan  kemeja.  Sementara istri dapat mengenakan bawahannya/kain beserta  selendang.  Untuk atasannya dikenakan kebaya atau blus berbahan polos  dengan warna  senada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://batikindonesia.com/batik/batik-cap-sarimbit-hijau-marun/"&gt;&lt;img class="aligncenter" src="http://batikindonesia.com/batik/images/1766" alt="" width="580" height="460" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://batikindonesia.com/batik/batik-cap-sarimbit-hijau-marun/"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sumber : Batik Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-4697568339943531163?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/4697568339943531163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/06/batik-sarimbit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/4697568339943531163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/4697568339943531163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/06/batik-sarimbit.html' title='Batik Sarimbit'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-514925403527784736</id><published>2010-06-03T09:52:00.000-07:00</published><updated>2010-06-03T09:58:14.627-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Pengetahuan Batik Yang Asli Dengan Batik Sablon</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Pengetahuan Batik Yang Asli Dengan Batik Sablon&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Masyarakat pengguna  batik mulai sekarang perlu lebih cermat dan teliti dalam memilih batik&lt;span&gt; &lt;/span&gt;karena  secara umum masyarakat masih awam dalam hal pemahaman tentang batik itu sendiri. Orang masih mengenal  batik dari sisi motif atau &lt;span&gt; &lt;/span&gt;design saja &lt;span&gt; &lt;/span&gt;padahal batik  itu merupakan sebuah&lt;span&gt; &lt;/span&gt;proses dari sebuah kain putih yang  ditulis melalui “niba”&lt;span&gt; &lt;/span&gt;( malam /&lt;span&gt; &lt;/span&gt;lilin ) mengikuti  pola gambar dengan cara menulis ( “nitik” istilah bahasa jawa ).&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Nah, jika demikian  apakah semua batik yang beredar dipasaran dengan suguhan design dan corak warna warni  dapat semua dikatakan batik. Apalagi banyak orang mengatakan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;ada  batik &lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt; masuk &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;, pertanyaannya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;apakah batik yang dibuat orang &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; patut disebut batik. Geli…rasanya bila mendengar demikian karena orang &lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt; kok rasa-rasanya tidak mampu  membuat batik, kalau orang &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; membuat kain yang disablon menyerupai&lt;span&gt; &lt;/span&gt;dengan design batik,  “baru ya”.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Istilah gampangnya  batik buatan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;  itu sama saja kain tekstil yang dibuat mirip design batik yang asli melalui  teknik sablon ( printing ). Nah, karena kesalahfahaman masyarakat dalam menafsirkan  batik itu sendiri menjadi salah kaprah tanpa mengetahui asal usul proses pembuatan  batik. Teknik printing ungkapan para pembatik perlu ditegaskan kembali kepada masyarakat awam karena perjalanan proses batik banyak&lt;span&gt; &lt;/span&gt;masyarakat  yang belum tahu jika digambarkan bahwa printing itu sama saja sablon baru masyarakat awam akan lebih tahu.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Teknik sablon bahan  dasar untuk membuat design dengan memakai tinta berbeda batik yang asli memakai  lilin. Jadi Batik sablon bisa disebut batik ASPAL ( asli tapi palsu ) jika ditinjau  dari prosesnya karena batik yang asli bahan dasar untuk menulis design adalah  lilin yang ditorehkan pada kain.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Nah, bagaimana jika  halnya kita ditawari sebuah kain &lt;span&gt; &lt;/span&gt;batik oleh pedagang ditoko maupun dipasar. Tanyakan kepadanya, “batik asli atau batik sablon  ?”&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Batik yang asli ada  istilah batik cap ( stempel ) dan batik tulis yang menggunakan alat canting untuk  melekatkan niba ( malam / lilin ) pada kain dengan mengikuti pola gambar.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Fungsi daripada malam  atau lilin itu sendiri untuk menutup pola gambar yang diinginkan masih tetap utuh  apabila dicelupkan obat pewarna.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Keunggulan batik yang  asli dengan batik sablon tentunya sangat jauh berbeda jika batik asli permukaan kain dibalak balik sama karena teknik pewarnaannya dengan pencelupan.  Sedangkan jika batik sablon permukaan kain bolak-baliknya tidak sama terkesan yang satu bergambar permukaan baliknya polos. Karena teknik batik sablon  pewarnaannya dengan cara menorehkan obat pewarna atau tinta dipermukaan kain saja  tidak dicelup. Inilah yang menjadikan batik sablon itu cepat luntur karena  warna hanya menempel dipermukaan saja tidak meresap keseluruh sel-sel kain.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Sehingga wajar jika  batik yang asli harganya&lt;span&gt; &lt;/span&gt;lebih mahal dibanding dengan batik sablon ditinjau dari prosesnya batik yang asli melalui  berbagai tahapan proses jika batik sablon dengan cara bim salabim maka jadilah  batik sablon.&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-514925403527784736?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/514925403527784736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/06/pengetahuan-batik-yang-asli-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/514925403527784736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/514925403527784736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/06/pengetahuan-batik-yang-asli-dengan.html' title='Pengetahuan Batik Yang Asli Dengan Batik Sablon'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-452199240918342055</id><published>2010-05-21T19:59:00.000-07:00</published><updated>2010-05-21T20:07:46.643-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>BATIK SARUNG- Bagaimana Ikatkan Sarung atau Pareo</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sarung adalah salah satu yang paling populer dan diterima secara  universal tren fashion dari pulau-pulau tropis di Pasifik Selatan.  Sepanjang sejarah sarung telah digunakan dalam berbagai cara di berbagai  negara di Asia dan Pasifik Selatan. sarung ini populer di iklim tropis  dan membuat pakai liburan besar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dorothy Lamour sekali mengenakan sarung bertahun-tahun yang lalu di  seluruh film yang disebut amp quot Jungle Love Her amp quot . Salah satu  alasan utama untuk keberhasilan film adalah murni karena fakta bahwa  Miss Lamour mengenakan sarung. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sarung terinspirasi oleh tanah tropis yang indah di seluruh dunia.  Sarung yang menyanjung untuk jenis sosok yang paling dan sangat mudah  dipakai. Mereka datang dalam banyak pola yang unik desain dan motif. Di  Amerika Utara kain sarung umumnya cukup terang katun rayon atau sutra. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Beberapa seniman menggunakan teknik pencelupan heliographic yang  melibatkan penggunaan matahari kain dan pewarna yang sensitif cahaya.  Butuh sekitar menit dari sinar matahari langsung di M untuk benar  menyembuhkan pewarna ke dalam kain. Hawaii garam kadang-kadang digunakan  pada kain untuk membuat pola-pola yang menarik. Apa saja ditempatkan di  bawah kain menciptakan jejak yang positif setiap di bawah ini  menciptakan jejak negatif. Semua desain tangan ditempatkan dan kain yang  telah dicelup dengan tangan. Beberapa pengaturan cetak pada kain  menyadur Polynesia kuno legenda. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt; Cara Pakai dan Tie &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt; Sarung &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dengan satu ukuran cocok untuk semua dan berbagai cara untuk  memakainya kain sarung adalah pakaian santai yang sempurna di mana saja  Ada banyak cara untuk mengenakan sarung. Untuk bungkus sarung terus  pertama secara horisontal di belakang Anda. Mengikat sarung terus di  belakang Anda dengan bagian atas materi yang berpusat di punggung.  Mengikat sarung Anda hanya membutuhkan sedikit kesabaran latihan dan  eksperimen. Ada banyak video yang menunjukkan lebih dari cara yang  berbeda untuk pria dan wanita untuk mengikat pareo. Cukup ketik amp quot  bagaimana untuk mengikat pareo amp quot pada sebuah mesin pencari untuk  melihat beberapa video untuk memberi Anda beberapa gagasan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sebuah sarung panjang membuat gaun malam untuk malam yang indah di  kota. traveler mungkin bungkus sarung sebagai pantai menutupi. Untuk rok  terus memanjang sarung dan membungkusnya di sekitar pinggang. Dikenakan  di atas bahu dan kepala sarung fungsi sebagai pemecah angin melilit  leher itu menjadi syal atau selendang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Meskipun struktur garmen sarung cukup sederhana variasi tidak  terbatas. Karena sering sarung warna-warni dengan pola-pola yang indah  mereka juga dapat digunakan sebagai hiasan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Cara yang paling umum untuk memakai sarung pantai adalah sebagai  aksesori. Cara ini dapat diterima bagi laki-laki dan perempuan di banyak  memakai sarung-masyarakat. Pertimbangkan berlatih membungkus sarung  dengan ukuran yang berbeda di sekitar tubuh Anda di depan cermin penuh. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Di Amerika Utara sarung sering digunakan oleh wanita sebagai  penutup-di atas swimwear. Bungkus gaya tertentu memberikan sarung Anda  yang lebih erat lebih ramping cocok dan menunjukkan dari siluet yang  seksi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sarung A tidak hanya harus untuk di pantai seorang wanita bisa usee  satu saat berkemah dan sementara mengenakan celana pendek dan kemeja  Sebagian besar wisatawan internasional mengetahui kebajikan membawa  perubahan tambahan pakaian. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Seperti pakaian santai tubular katun yang lembut sarung sangat sejuk  dan nyaman. Sehari-hari sering memakai sarung dengan sebuah t-shirt.  Ketika Anda berbelanja batik Anda mungkin menemukan sarung tubular masih  datar dengan jahitan akhir unsewn. Pakaian resmi hari ini terdiri dari  sarung bermotif indah dikenakan dengan blus yang baik. Mereka perbatasan  sarung tradisional dengan bakat kontemporer. Tubular kain dari daerah  yang sama ini adalah perempuan sarung. Sebuah sarung membungkus sekitar  sandal jepit dan celana pendek pantai yang besar untuk berjalan atau  pergi hampir di mana saja. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sarung dengan memotong tinggi pinggul membuat kaki Anda terlihat  lebih panjang dan bagian bawah Anda terlihat ramping. Beberapa sarung  memiliki pinggiran atau trims lainnya meskipun sebagian besar memiliki  hem polos. Bawa sarung Anda dengan Anda sementara tujuan wisata pulau  tropis sebagai salah satu harus dikenakan sementara lewat oleh  gereja-gereja atau tempat suci. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Berikut adalah beberapa sebenarnya menggunakan kain sarung yang  telah diajukan. Dengan tepi berjumbai di kedua sisi ternyata sangat  menyenangkan sebagai tubuh sarung syal bungkus hiasan dinding taplak  meja seprai dan banyak lagi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt; Wall Hanging &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Penggunaan sarung yang kurang konvensional telah dikenal untuk  menyertakan hiasan dinding sarung atau taplak meja sarung. Dengan tepi  berjumbai di kedua sisi ternyata sangat menyenangkan sebagai badan  sarung syal bungkus hiasan dinding atau taplak meja. Ini dapat digunakan  sebagai hiasan dinding atau sarung. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt; Wedding Dress Sarung &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Anda gaun pengantin sarung pantai bahkan dapat berfungsi ganda  sebagai pakaian bulan madu Anda dan suami baru anda akan menyukainya.  Semua sarung dan pakaian pareos adalah buatan tangan yang satu ukuran  cocok untuk semua ukuran panjangnya. Sarung ukuran penuh kami cocok  dengan indah apakah Anda memakai ukuran atau Mengikat instruksi yang  disertakan dengan setiap sarung pesanan. Memakai sarung sutra Anda atas  legging celana pendek atau rok untuk romantis riang dan semilir  mempengaruhi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt; Sebuah Hadiah &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Pemikir &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Handmade sesuai dengan warna kain gaya yang hanya seorang teman  atau sahabat akan menghargai. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt; Halter Dress &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Untuk gaun halter terus sarung oleh dua pojok atas memanjang di  belakang punggung atas Anda. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dress &lt;strong&gt; &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Untuk membentuk sebuah gaun pegang sarung di depan Anda  meletakkannya tepat di atas payudara Anda. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt; Mini Dress &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; sarung juga bisa menjadi gaun mini seksi untuk belanja pantai atau  malam kejadian. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt; Blus &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kadang-kadang sama dengan batik kain sarung kadang-kadang dibuat  dari bahan Lacey atau sutera. Selalu ketat di pinggang dan seluruh efek  yang sangat feminin. Penggunaan sehari-hari yang biasanya ada sarung tua  dan t-shirt. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt; Mini Dress &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kain sarung dapat juga menjadi gaun mini yang seksi untuk berbelanja  atau malam pantai peristiwa. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt; Towel &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Pada keadaan darurat sarung Anda dapat digunakan sebagai lembar  tidur sementara atau sebagai sementara handuk di pantai. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Lemari &lt;strong&gt; malfungsi &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Membuat obat yang besar dan cepat untuk kecelakaan tak terduga  tumpahan dll &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt; An Evening Selendang dan Bikini menutup-nutupi &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kami memiliki sarung untuk setiap bikini cetak. Karena setiap Sarung  tangan dibuat adalah unik dan akan ada sedikit perbedaan dalam pola dan  warna dengan sarung masing-masing. Sebuah sarung dan membungkus yang  ideal membuat setiap kali kerendahan hati sedikit lebih disebut untuk  setelah Anda memasuki atau meninggalkan suatu wilayah pantai. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt; More Ideas &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; kain piknik kebesaran selimut ponco yang unik membuat selimut dari  beberapa bagian yang berbeda pareo . &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Instruksi Perawatan &lt;strong&gt; &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Untuk hasil terbaik cuci sarung dalam air dingin. Warna tidak akan  berjalan setelah dicuci. Hang sarung Anda untuk kering dengan kerutan  lebih sedikit daripada mesin pengeringan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sarung sepenuhnya yang menyenangkan dan layak sebagai gaya  melestarikan artefak. Apa pun budaya Anda apa pun gaya Anda sarung akan  berguna dalam banyak cara dari satu &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Pelajari cara yang berbeda untuk mengikat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sumber : info batik solo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-452199240918342055?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/452199240918342055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/05/batik-sarung-bagaimana-ikatkan-sarung.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/452199240918342055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/452199240918342055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/05/batik-sarung-bagaimana-ikatkan-sarung.html' title='BATIK SARUNG- Bagaimana Ikatkan Sarung atau Pareo'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-5579930842372467359</id><published>2010-05-20T20:28:00.000-07:00</published><updated>2010-05-20T20:52:59.509-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seni'/><title type='text'>MISTIK DAN MITOS DISEPUTAR BATIK</title><content type='html'>Mitos di seputar cerita tentang keris atau wayang sering kita dengar.  Tetapi mitos di seputar pembuatan batik, barangkali hanya sedikit yang  pernah beredar. Misalnya saja mitos penciptaan motif batik sidoluhur  yang menuntut pencipta awalnya untuk menahan nafas berlama-lama. Atau  tentang batik parang yang tercipta karena kekaguman seorang Panembahan  Senopati kepada alam sekitarnya, atau juga tentang truntum yang konon  tercipta karena dorongan sebuah pengharapan seorang garwa ampil kepada  rajanya dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sebagaimana keris, batik juga  mempunyai mitos-mitos yang melingkupinya. Motif sidoluhur yang  diciptakan Ki Ageng Henis, kakek dari Panembahan Senopati pendiri  Mataram Jawa, serta cucu dari Ki Ageng Selo itu adalah contohnya.&lt;br /&gt;Motif  sidoluhur (Foto: pitoyo.com)   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motif sidoluhur (Foto: pitoyo.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon  motif sidoluhur dibuat khusus oleh Ki Ageng Henis untuk anak  keturunannya. Harapannya agar si pemakai dapat berhati serta berpikir  luhur sehingga dapat berguna bagi masyarakat banyak.&lt;br /&gt;Menurut seorang  pengamat budaya Jawa, Winarso Kalinggo, motif itu kemudian  dimanifestasikan ke selembar kain (dicanting) oleh Nyi Ageng Henis. Nyi  Ageng sendiri adalah seorang yang mempunyai kesaktian. Mitosnya, Nyi  Ageng selalu megeng (menahan) nafas dalam mencanting sampai habisnya  lilin dalam canting tersebut. Hal itu dimaksudkan agar konsentrasi  terjaga dan seluruh doa dan harapan dapat tercurah secara penuh ke kain  batik tersebut.&lt;br /&gt;Sampai sekarang pun, secara umum, proses penciptaan  batik masih sama seperti jaman dulu. Laki-laki membuat motif, yang  wanita mencanting. Pada proses penciptaan motif parang juga seperti itu.  Panembahan Senopati (bertahta 1540–1553 J) dikenal sebagai pencipta  motif parang. Panembahan mendapat inspirasi semasa ia melakukan teteki  (menyepi dan bersemadi) di goa pinggir Laut Selatan. Ia begitu kagum  terhadap stalagmit dan stalaktit yang ada di dalam goa yang dalam  pandangan Panembahan sangat khas khususnya pafa saat gelap. Setelah  menjadi Raja Mataram, ia pun menyuruh para putri kraton untuk mencanting  motif tersebut.&lt;br /&gt;Tetapi ada pengkecualian dalam proses penciptaan  motif truntum. Menurut Winarso Kalinggo, motif itu diciptakan oleh  Kanjeng Ratu Beruk. Anak dari seorang abdi dalem bernama Mbok Wirareja  ini adalah isteri dari Paku Buwono III (bertahta dari 1749–1788 M)  tetapi berstatus garwa ampil, bukan permaisuri kerajaan.&lt;br /&gt;Persoalan  status ini menjadikan Kanjeng Ratu Beruk selalu gundah. Ia mendamba jadi  permaisuri kerajaanm, sebuah status yang begitu dihormati dan dipuja  orang sejagad keraton. Tapi lebih dari semua itu, Kanjeng Ratu Beruk  ingin selalu berada di samping sang raja agar malam-malam sunyi tidak ia  lewati sendirian.&lt;br /&gt;Pada suatu malam, perhatian Kanjeng Ratu Beruk  tertuju pada indahnya bunga tanjung yang jatuh berguguran di halaman  keraton yang berpasir pantai. Seketika itu juga ia mencanting motif  truntum dengan latar ireng (hitam). “Ini refleksi dari sebuah harapan.  Walaupun langit malam tiada bulan, masih ada bintang sebagai penerang.  Selalu ada kemudahan di setiap kesulitan. Sekecil apa pun kesempatan, ia  tetap bernama kesempatan,” begitu ujar Winarso Kalinggo melukiskan  harapan Ratu pembuat truntum.&lt;br /&gt;Truntum Garuda (Foto: pitoyo.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Truntum  Garuda (Foto: pitoyo.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita lain menyebutkan, Paku Buwono  III juga seorang kreator motif batik. Dia memerintah pada masa penuh  guncangan pasca perjanjian Giyanti (1755). Seluruh pusaka dan batik  kraton telah dibawa ke Jogja oleh Pangeran Mangkubumi. Dimulailah perang  dingin itu. Kerap terjadi saling ejek antara orang Solo dan Jogja.  Batik Solo motif krambil sesungkil dan slobok yang dipakai para isteri  bangsawan untuk melayat, di Jogja dipakai untuk para punakawan dalam  kisah pewayangan. Begitu juga sebaliknya, batik Jogja motif kawung yang  dipakai untuk melayat, di Solo dipakai oleh para punakawan. Benar-benar  ejekan yang sangat menghina pada waktu itu.&lt;br /&gt;“Antara lain, hal seperti  itulah yang membuat Paku Buwono III terguncang,” kata Winarso Kalinggo.&lt;br /&gt;Untuk  meredam guncangan tersebut ia mencari ilham. Ia melakukan teteki dengan  cara kungkum (berendam) di Kali Kabanaran. Lokasi ini persis di dekat  makam Ki Ageng Henis. Hal itu dia lakukan pada malam hari dan hanya  ditemani oleh penerangan dari teplok. Waktu dini hari, hujan gerimis  mulai turun seakan turut sedih melihat kondisi saat itu. Profil hujan  gerimis yang tertangkap oleh cahaya teplok itulah yang kemudian hari  menjadi motif udan riris.&lt;br /&gt;Periode Paku Buwono IV (bertahta 1788–1820  M) adalah periode kebebasan berekspresi bagi rakyat kebanyakan. Sebelum  PB IV, batik dijadikan alat untuk menjalankan kekuasaan maka pada masa  PB IV banyak motif batik yang lahir dari rakyat biasa. Mitos pun  bermunculan. Antara lain adalah kisah batik yang digunakan sebagai  pembungkus atau popok bayi (kopohan).&lt;br /&gt;Kopohan adalah batik yang  digunakan oleh satu keluarga batih secara turun-temurun. Kopohan  digunakan sesekali saja, sebagai pembungkus bayi saat bayi baru lahir.  Kemudian dicuci hanya oleh pihak keluarga. Setelah itu lalu disimpan di  lemari dengan wewangian dari akar lara setu. Kain tersebut baru boleh  dikeluarkan dari lemari sebagai suwuk (terapi magis) bagi si bayi di  saat sakit.&lt;br /&gt;Mitos akan motif batik yang terbaru adalah mitos motif  kembang bangah. Kembang bangah diciptakan oleh Go Tik Swan yang bergelar  Panembahan Hardjonagoro (Otobiografi Go Tik Swan Hardjonagoro, Orang  Jawa Sejati, penulis Roestopo ).&lt;br /&gt;Batik kembang bangah adalah ungkapan  protes terhadap keadaan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada  rakyat jelata, melainkan pada kapitalisme. Kembang bangah adalah bunga  bangkai yang berkelopak indah tapi baunya sangat busuk. Persis seperti  gambaran saat itu. Bagi kebanyakan orang, kembang bangah adalah ramalan  tentang ontran-ontran (kerusuhan) yang terjadi di tahun 1992. Mulai dari  rusuh sebelum Pemilu sampai pada aksi para buruh di Tyfountex Solo.&lt;br /&gt;Itulah  beberapa cerita dan mitos di balik proses penciptaan motif batik.  Terserah bagi kita untuk mempercayai atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;SUMBER: GORO-GORO&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-5579930842372467359?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/5579930842372467359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/05/mistik-dan-mitos-diseputar-batik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/5579930842372467359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/5579930842372467359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/05/mistik-dan-mitos-diseputar-batik.html' title='MISTIK DAN MITOS DISEPUTAR BATIK'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-6098529642261189105</id><published>2010-03-31T22:58:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T23:11:17.071-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>TIPS MENCUCI BATIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S7Q4vtjD7MI/AAAAAAAAABM/12buhUDN9OI/s1600/batik+dijemur.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 258px; height: 193px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S7Q4vtjD7MI/AAAAAAAAABM/12buhUDN9OI/s320/batik+dijemur.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455047440984173762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Batik kita bisa rusak kalau dicuci secara sembarangan. Di sini ada tips praktis untuk mencuci batik agar tetap menawan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa saran untuk mencuci batik :&lt;br /&gt;1. Jangan cuci batik dengan deterjen atau shampoo karena itu bisa merusak batik. Lebih baik gunakan lerak yang bisa dibeli di toko-toko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan memeras batik saat dicuci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setelah dicuci, batik jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari, jemurlah dengan diangin-anginkan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara ini dulu tips dari Intan Batik...Lain kali kalo nemu tips lagi akan kami posting di postingan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-6098529642261189105?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/6098529642261189105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/03/tips-mencuci-batik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/6098529642261189105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/6098529642261189105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/03/tips-mencuci-batik.html' title='TIPS MENCUCI BATIK'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S7Q4vtjD7MI/AAAAAAAAABM/12buhUDN9OI/s72-c/batik+dijemur.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-9133158419824248699</id><published>2010-03-31T12:06:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T12:21:55.631-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>TIPS MEMILIH BATIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S7OgbMDX_HI/AAAAAAAAABE/MEx0RzZy64U/s1600/batik-pekalongan-sarong2-imagesgooglecoid.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 220px; height: 201px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S7OgbMDX_HI/AAAAAAAAABE/MEx0RzZy64U/s320/batik-pekalongan-sarong2-imagesgooglecoid.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454879962628095090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Apakah diantara kawan-kawan bingung dalam memilih batik? Berikut ini adalah tips untuk menentukan batik yang terbaik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tentukan Batik yang Anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika dilihat dari proses pembuatan Batik. Batik tulis memiliki motif yang sama pada bagian dalam dan luar pakaian. Sedangkan, Batik print lebih terang di bagian luarnya dan agak pudar di bagian dalam pakaian. Untuk memastikannya, Anda bisa menceknya langsung. Dan untuk membelinya tentu juga bisa dibeli satuan maupun baju grosir batik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika dilihat dari bahannya, ada Batik lawas yang awalnya digunakan untuk kain gendongan yang sifatnya mudah sobek. Secara penggunaan bahan ini digemari karena adem dan nyaman kala dipakai. Namun secara tekstur, kainnya lebih tebal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Untuk kategori bahan yang di gunakan sebagai pembuat kain Batik Tulis, bahan yg paling baik digunakan biasanya alat tenun bukan mesin (ATBM), biasanya bahan dasar yang digunakan adalah sutera jadi wajar saja jika harganya paling mahal dikelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Untuk perawatan, Baju Batik berbahan premium salah satunya sutera harus di dryclean agar lebih awet dan terjaga serat kainnya. ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sedangkan batik biasa, pencuciannya direndam tanpa sabun. Hal ini bertujuan untuk menjaga warnanya agar tidak cepat pudar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Selalu beli batik asli Indonesia. Banyak sekarang jenis batik digunakan untuk fashion apakah itu baju batik, celana batik, sarung batik, maupun jilbab online batik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Grosir baju online&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-9133158419824248699?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/9133158419824248699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/03/tips-memilih-batik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/9133158419824248699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/9133158419824248699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/03/tips-memilih-batik.html' title='TIPS MEMILIH BATIK'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S7OgbMDX_HI/AAAAAAAAABE/MEx0RzZy64U/s72-c/batik-pekalongan-sarong2-imagesgooglecoid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-832718896496811923</id><published>2010-03-31T10:18:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T10:32:44.334-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sejarah batik di Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S7OG3_1Mu6I/AAAAAAAAAA8/SgJHzsbQpuo/s1600/batik.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 272px; height: 204px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S7OG3_1Mu6I/AAAAAAAAAA8/SgJHzsbQpuo/s320/batik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454851870261296034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sejarah pembatikan di Indonesia berkait erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa. Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerjaan Solo dan Yogyakarta. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kesenian batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerjaan Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia kesatu habis atau sekitar tahun 1920. Adapun kaitan dengan penyebaran ajaran Islam. Banyak daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian Batik menjadi alat perjaungan ekonomi oleh tokoh-tokoh pedangan Muslim melawan perekonomian Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluaga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Lama-lama kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga kraton, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria. Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Sedang bahan-bahan pewarna yang dipakai tediri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari: pohon mengkudu, tinggi, soga, nila, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanahlumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Jaman MajapahitBatik yang telah menjadi kebudayaan di kerajaan Majahit, pat ditelusuri di daerah Mojokerto dan Tulung Agung. Mojoketo adalah daerah yang erat hubungannya dengan kerajaan Majapahit semasa dahulu dan asal nama Majokerto ada hubungannya dengan Majapahit. Kaitannya dengan perkembangan batik asal Majapahit berkembang di Tulung Agung adalah riwayat perkembangan pembatikan didaerah ini, dapat digali dari peninggalan di zaman kerajaan Majapahit. Pada waktu itu daerah Tulungagung yang sebagian terdiri dari rawa-rawa dalam sejarah terkenal dengan nama daerah Bonorowo, yang pada saat bekembangnya Majapahit daerah itu dikuasai oleh seorang yang benama Adipati Kalang, dan tidak mau tunduk kepada kerajaan Majapahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Diceritakan bahwa dalam aksi polisionil yang dilancarkan oleh Majapahati, Adipati Kalang tewas dalam pertempuran yang konon dikabarkan disekitar desa yang sekarang bernama Kalangbret. Demikianlah maka petugas-petugas tentara dan keluara kerajaan Majapahit yang menetap dan tinggal diwilayah Bonorowo atau yang sekarang bernama Tulungagung antara lain juga membawa kesenian membuat batik asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Sejarah Batik Pekalongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Meskipun tidak ada catatan resmi kapan batik mulai dikenal di Pekalongan, namun menurut perkiraan batik sudah ada di Pekalongan sekitar tahun 1800. Bahkan menurut data yang tercatat di Deperindag, motif batik itu ada yang dibuat 1802, seperti motif pohon kecil berupa bahan baju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Namun perkembangan yang signifikan diperkirakan terjadi setelah perang besar pada tahun 1825-1830 di kerajaan Mataram yang sering disebut dengan perang Diponegoro atau perang Jawa. Dengan terjadinya peperangan ini mendesak keluarga kraton serta para pengikutnya banyak yang meninggalkan daerah kerajaan. Mereka kemudian tersebar ke arah Timur dan Barat. Kemudian di daerah - daerah baru itu para keluarga dan pengikutnya mengembangkan batik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Ke timur batik Solo dan Yogyakarta menyempurnakan corak batik yang telah ada di Mojokerto serta Tulungagung hingga menyebar ke Gresik, Surabaya dan Madura. Sedang ke arah Barat batik berkembang di Banyumas, Kebumen, Tegal, Cirebon dan Pekalongan. Dengan adanya migrasi ini, maka batik Pekalongan yang telah ada sebelumnya semakin berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Seiring berjalannya waktu, Batik Pekalongan mengalami perkembangan pesat dibandingkan dengan daerah lain. Di daerah ini batik berkembang di sekitar daerah pantai, yaitu di daerah Pekalongan kota dan daerah Buaran, Pekajangan serta Wonopringgo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Batik Pekalongan, antara Masa Lampau dan Kini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      BATIK pekalongan menjadi sangat khas karena bertopang sepenuhnya pada ratusan pengusaha kecil, bukan pada segelintir pengusaha bermodal besar. Sejak berpuluh tahun lampau hingga sekarang, sebagian besar proses produksi batik pekalongan dikerjakan di rumah-rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Akibatnya, batik pekalongan menyatu erat dengan kehidupan masyarakat Pekalongan yang kini terbagi dalam dua wilayah administratif, yakni Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Batik pekalongan adalah napas kehidupan sehari-sehari warga Pekalongan. Ia menghidupi dan dihidupi warga Pekalongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Meskipun demikian, sama dengan usaha kecil dan menengah lainnya di Indonesia, usaha batik pekalongan kini tengah menghadapi masa transisi. Perkembangan dunia yang semakin kompleks dan munculnya negara pesaing baru, seperti Vietnam, menantang industri batik pekalongan untuk segera mentransformasikan dirinya ke arah yang lebih modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Gagal melewati masa transisi ini, batik pekalongan mungkin hanya akan dikenang generasi mendatang lewat buku sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Ketika itu, pola kerja tukang batik masih sangat dipengaruhi siklus pertanian. Saat berlangsung masa tanam atau masa panen padi, mereka sepenuhnya bekerja di sawah. Namun, di antara masa tanam dan masa panen, mereka bekerja sepenuhnya sebagai tukang batik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      ZAMAN telah berubah. Pekerja batik di Pekalongan kini tidak lagi didominasi petani. Mereka kebanyakan berasal dari kalangan muda setempat yang ingin mencari nafkah. Hidup mereka mungkin sepenuhnya bergantung pada pekerjaan membatik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Apa yang dihadapi industri batik pekalongan saat ini mungkin adalah sama dengan persoalan yang dihadapi industri lainnya di Indonesia, terutama yang berbasis pada pengusaha kecil dan menengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Persoalan itu, antara lain, berupa menurunnya daya saing yang ditunjukkan dengan harga jual produk yang lebih tinggi dibanding harga jual produk sejenis yang dihasilkan negara lain. Padahal, kualitas produk yang dihasikan negara pesaing lebih baik dibanding produk pengusaha Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Penyebab persoalan ini bermacam-macam, mulai dari rendahnya produktivitas dan keterampilan pekerja, kurangnya inisiatif pengusaha untuk melakukan inovasi produk, hingga usangnya peralatan mesin pendukung proses produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Pesona batik&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-832718896496811923?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/832718896496811923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/03/sejarah-batik-di-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/832718896496811923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/832718896496811923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/03/sejarah-batik-di-indonesia.html' title='Sejarah batik di Indonesia'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S7OG3_1Mu6I/AAAAAAAAAA8/SgJHzsbQpuo/s72-c/batik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-8688105467605625784</id><published>2010-02-17T19:37:00.000-08:00</published><updated>2010-02-17T20:32:23.587-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Produk'/><title type='text'>Rajangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S3y2xOfASfI/AAAAAAAAAA0/HzSkkmWu6vE/s1600-h/rajangan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S3y2xOfASfI/AAAAAAAAAA0/HzSkkmWu6vE/s320/rajangan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439423406774700530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batik Rajangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga : 70.000 IDR (Belum termasuk ongkos kirim)&lt;br /&gt;Ukuran all size, panjang setengah paha, lengan panjang, ada tali pinggang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-8688105467605625784?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/8688105467605625784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/rajangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/8688105467605625784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/8688105467605625784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/rajangan.html' title='Rajangan'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S3y2xOfASfI/AAAAAAAAAA0/HzSkkmWu6vE/s72-c/rajangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-1417396506189683626</id><published>2010-02-17T19:32:00.001-08:00</published><updated>2010-02-17T20:31:57.205-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Produk'/><title type='text'>Silk Aca</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S3y0-w2z98I/AAAAAAAAAAs/LwRfFC9W1kY/s1600-h/silk+aca.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S3y0-w2z98I/AAAAAAAAAAs/LwRfFC9W1kY/s320/silk+aca.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439421440316405698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Silk Aca&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran M,  dan untuk ukuran L, gombrang, ada aksesoris di depan, warna coklat&lt;br /&gt;Harga 85.000 IDR (belum termasuk ongkos kirim)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-1417396506189683626?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/1417396506189683626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/silk-aca.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/1417396506189683626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/1417396506189683626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/silk-aca.html' title='Silk Aca'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S3y0-w2z98I/AAAAAAAAAAs/LwRfFC9W1kY/s72-c/silk+aca.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-4538795072476681876</id><published>2010-02-17T19:09:00.000-08:00</published><updated>2010-02-17T20:31:25.849-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Produk'/><title type='text'>Blus Kalong</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S3yz9s9wjsI/AAAAAAAAAAk/xQPWBZdRqHk/s1600-h/blus+kalong.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S3yz9s9wjsI/AAAAAAAAAAk/xQPWBZdRqHk/s320/blus+kalong.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439420322580303554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Blus Kalong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga : 60.000 IDR (Belum termasuk ongkos kirim)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-4538795072476681876?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/4538795072476681876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/blus-kalong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/4538795072476681876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/4538795072476681876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/blus-kalong.html' title='Blus Kalong'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S3yz9s9wjsI/AAAAAAAAAAk/xQPWBZdRqHk/s72-c/blus+kalong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-8006111100939829391</id><published>2010-02-08T02:46:00.000-08:00</published><updated>2010-02-17T20:30:42.655-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Produk'/><title type='text'>Batik Sakinah Tali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S2_sd3dvFzI/AAAAAAAAAAM/Tz3cpvsZfV8/s1600-h/my+sis+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S2_sd3dvFzI/AAAAAAAAAAM/Tz3cpvsZfV8/s320/my+sis+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435823273108510514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S2_tAkRQ7mI/AAAAAAAAAAc/vuifYevE2Vg/s1600-h/my+sis+3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S2_tAkRQ7mI/AAAAAAAAAAc/vuifYevE2Vg/s320/my+sis+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435823869251350114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S2_tAFeAJGI/AAAAAAAAAAU/erv--ICQ-Ng/s1600-h/my+sis+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S2_tAFeAJGI/AAAAAAAAAAU/erv--ICQ-Ng/s320/my+sis+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435823860983276642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batik Sakinah Tali, harga  60.000 IDR (Belum termasuk ongkos kirim)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-8006111100939829391?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/8006111100939829391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/batik-sakinah-tali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/8006111100939829391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/8006111100939829391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/batik-sakinah-tali.html' title='Batik Sakinah Tali'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S2_sd3dvFzI/AAAAAAAAAAM/Tz3cpvsZfV8/s72-c/my+sis+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-3695078950357006854</id><published>2010-02-05T02:17:00.000-08:00</published><updated>2010-02-05T02:18:49.946-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sejarah Perkembangan Batik Indonesia</title><content type='html'>Batik secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Saat itu motif atau pola batik masih didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Namun dalam sejarah perkembangannya batik mengalami perkembangan, yaitu dari corak-corak lukisan binatang dan tanaman lambat laun beralih pada motif abstrak yang menyerupai awan, relief candi, wayang beber dan sebagainya. Selanjutnya melalui penggabungan corak lukisan dengan seni dekorasi pakaian, muncul seni batik tulis seperti yang kita kenal sekarang ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis dan corak batik tradisional tergolong amat banyak, namun corak dan variasinya sesuai dengan filosofi dan budaya masing-masing daerah yang amat beragam. Khasanah budaya Bangsa Indonesia yang demikian kaya telah mendorong lahirnya berbagai corak dan jenis batik tradisioanal dengan ciri kekhususannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan Batik di Indonesia&lt;br /&gt;Sejarah pembatikan di Indonesia berkaitan dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan kerajaan sesudahnya. Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerajaan Solo dan Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesenian batik merupakan kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pembuatan batik&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya lambat laun kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga istana, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri. Sedang bahan-bahan pewarna yang dipakai terdiri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari : pohon mengkudu, tinggi, soga, nila, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanah lumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kerajinan batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang hingga kerajaan berikutnya. Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah usai perang dunia kesatu atau sekitar tahun 1920. Kini batik sudah menjadi bagian pakaian tradisional Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batik Pekalongan&lt;br /&gt;Meskipun tidak ada catatan resmi kapan batik mulai dikenal di Pekalongan, namun menurut perkiraan batik sudah ada di Pekalongan sekitar tahun 1800. Bahkan menurut data yang tercatat di Deperindag, motif batik itu ada yang dibuat 1802, seperti motif pohon kecil berupa bahan baju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perkembangan yang signifikan diperkirakan terjadi setelah perang besar pada tahun 1825-1830 di kerajaan Mataram yang sering disebut dengan perang Diponegoro atau perang Jawa. Dengan terjadinya peperangan ini mendesak keluarga kraton serta para pengikutnya banyak yang meninggalkan daerah kerajaan. Mereka kemudian tersebar ke arah Timur dan Barat. Kemudian di daerah - daerah baru itu para keluarga dan pengikutnya mengembangkan batik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke timur batik Solo dan Yogyakarta menyempurnakan corak batik yang telah ada di Mojokerto serta Tulungagung hingga menyebar ke Gresik, Surabaya dan Madura. Sedang ke arah Barat batik berkembang di Banyumas, Kebumen, Tegal, Cirebon dan Pekalongan. Dengan adanya migrasi ini, maka batik Pekalongan yang telah ada sebelumnya semakin berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring berjalannya waktu, Batik Pekalongan mengalami perkembangan pesat dibandingkan dengan daerah lain. Di daerah ini batik berkembang di sekitar daerah pantai, yaitu di daerah Pekalongan kota dan daerah Buaran, Pekajangan serta Wonopringgo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musium batik Pekalongan&lt;br /&gt;Perjumpaan masyarakat Pekalongan dengan berbagai bangsa seperti Cina, Belanda, Arab, India, Melayu dan Jepang pada zaman lampau telah mewarnai dinamika pada motif dan tata warna seni batik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan itu beberapa jenis motif batik hasil pengaruh dari berbagai negara tersebut yang kemudian dikenal sebagai identitas batik Pekalongan. Motif itu, yaitu batik Jlamprang, diilhami dari Negeri India dan Arab. Lalu batik Encim dan Klengenan, dipengaruhi oleh peranakan Cina. Batik Belanda, batik Pagi Sore, dan batik Hokokai, tumbuh pesat sejak pendudukan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan budaya teknik cetak motif tutup celup dengan menggunakan malam (lilin) di atas kain yang kemudian disebut batik, memang tak bisa dilepaskan dari pengaruh negara-negara itu. Ini memperlihatkan konteks kelenturan batik dari masa ke masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batik Pekalongan menjadi sangat khas karena bertopang sepenuhnya pada ratusan pengusaha kecil, bukan pada segelintir pengusaha bermodal besar. Sejak berpuluh tahun lampau hingga sekarang, sebagian besar proses produksi batik Pekalongan dikerjakan di rumah-rumah. Akibatnya, batik Pekalongan menyatu erat dengan kehidupan masyarakat Pekalongan yang kini terbagi dalam dua wilayah administratif, yakni Kotamadya Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasang surut perkembangan batik Pekalongan, memperlihatkan Pekalongan layak menjadi ikon bagi perkembangan batik di Nusantara. Ikon bagi karya seni yang tak pernah menyerah dengan perkembangan zaman dan selalu dinamis. Kini batik sudah menjadi nafas kehidupan sehari-hari warga Pekalongan dan merupakan salah satu produk unggulan. Hal itu disebabkan banyaknya industri yang menghasilkan produk batik. Karena terkenal dengan produk batiknya, Pekalongan dikenal sebagai KOTA BATIK. Julukan itu datang dari suatu tradisi yang cukup lama berakar di Pekalongan. Selama periode yang panjang itulah, aneka sifat, ragam kegunaan, jenis rancangan, serta mutu batik ditentukan oleh iklim dan keberadaan serat-serat setempat, faktor sejarah, perdagangan dan kesiapan masyarakatnya dalam menerima paham serta pemikiran baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batik yang merupakan karya seni budaya yang dikagumi dunia, diantara ragam tradisional yang dihasilkan dengan teknologi celup rintang, tidak satu pun yang mampu hadir seindah dan sehalus batik Pekalongan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-3695078950357006854?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/3695078950357006854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/sejarah-perkembangan-batik-indonesia_05.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/3695078950357006854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/3695078950357006854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/sejarah-perkembangan-batik-indonesia_05.html' title='Sejarah Perkembangan Batik Indonesia'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8123210809859383579.post-2293249115058702382</id><published>2010-02-05T02:16:00.000-08:00</published><updated>2010-02-05T02:17:33.991-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Batik Pekalongan, Sejarah dan Perkembangan</title><content type='html'>Di daerah perbatasan Utara Jawa, batik ini disebut "batik pesisiran". Secara historis, ada tiga jenis batik Pekalongan. Yang pertama, adalah batik lokal. Hal ini dilakukan dengan menggunakan gaya lokal. Pola tidak merujuk kepada raja 'aturan, tetapi membawa kemajuan pasar dengan menggunakan produk terjual dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua adalah "batik encim". Hal ini dilakukan di Cina, dan dapat ditetapkan dalam 3 kategori. Pola didasarkan pada "buketan aksesoris," cina budaya, dan berbagai lukisan. Yang ketiga adalah "batik londo" yang dibuat di Belanda aksesoris merupakan kebudayaan Belanda&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon ini adalah batik ditingkatkan dan saling memiliki pelanggan sendiri. Diantaranya, ia mengakui bahwa batik adalah lokal tertua meskipun tidak diketahui kapan dan siapa yang batik maker. Biasanya ia telah wujud sebelum Cina dan pedagang Belanda datang. Kemuliaan periode batik Pekalongan terjadi sekitar 1850: Elyza Van Zuylen produk, Oey Soen King, sampai dengan saat Perang Dunia II, produk ibu Sastromulyono juga diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batik Pekalongan yang telah dihasilkan pada 1942-1945 muncul setelah Perang Dunia II ketika Jepang menduduki Indonesia. Oleh karena itu, dalam kerja sama perdagangan Indonesia dengan Belanda selama ini. Jadi itu tak dikelantang polos kain celup dan perdagangan. Ia memimpin kurangnya pasokan. Jika ada, harga terlalu mahal. Dalam periode ini, yang dibuat produsen batik yang baru. Ia lebih canggih dan dibuat oleh pelaksana "Padat Karya system (sistem kerja penuh). Tujuannya adalah untuk membuat lambat dan tidak kehilangan karyawan. Tanpa sengaja, ia membawa dampak yang besar. Batik Jawa Hokokai dikenal kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1980 - 1997 adalah situasi kritis, maka mereka produksi batik sutra dan batik kembali langkah-langkah dan meningkatkan permintaan pelanggan. Pada tahun 1999, mereka diterapkan dalam grosir batik. Ia memiliki niat untuk mengakses pasar yang lebih besar dan membuat lebih dekat kepada pelanggan serta membuat Pekalongan menjadi "kota batik batik atau kota". Saat ini, ada sekitar 4 grosir di Pekalongan: Setono, Gamer, MM, Pantura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://article.linggageni.com/?p=43&amp;lang=id"&gt;Linggageni&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123210809859383579-2293249115058702382?l=intan-batik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://intan-batik.blogspot.com/feeds/2293249115058702382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/batik-pekalongan-sejarah-dan_05.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/2293249115058702382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8123210809859383579/posts/default/2293249115058702382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://intan-batik.blogspot.com/2010/02/batik-pekalongan-sejarah-dan_05.html' title='Batik Pekalongan, Sejarah dan Perkembangan'/><author><name>intan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_0wOf8tUTdl0/S_tP5PYtBLI/AAAAAAAAACY/e0FWX7mMmV4/S220/intan+voto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
